Pengusaha Rental Mobil Tertipu hari ini

Iwan, warga Pamekasan yang mewakili kelompok pengusaha rental mobil Bundo, mengaku tertipu oleh seorang oknum anggota berinisial S, dalam praktik sewa menyewa mobil.


Pengusaha Rental Mobil


Katanya, ada 11 unit mobil yang disewa oleh S secara berkala selama 3 bulan, mulai Januari hingga Maret 2014 lalu. Saat itu, S mengaku sebagai perantara, akan menyewakan 11 unit mobil milik Rent Car Bundo kepada perusahaan operator seluler di Pamekasan. Jika ingin informasi tempat jual kendaraan online ada di Mobil bekas & baru Jakarta hari ini jualmobilbekas.hol.es

Perjanjiannya, sewa menyewa mobil itu, akan berlangsung selama 10 bulan, dengan biaya sewa Rp7,5 juta per mobil per bulan. Namun, dua bulan kemudian pembayaran mandek, sehingga Iwan pun curiga.

Setelah dicari sendiri keberadaan mobilnya ternyata berada di lokasi dan pihak yang berbeda-beda (bukan di perusahaan operator seluler). Bahkan beberapa mobil dalam kondisi digadaikan oleh penyewanya. Tak terima perlakuan itu, Iwan kemudian melaporkan S ke Propam Polres Pamekasan.
Di Propam, ungkap Iwan, S bersedia membuat surat peryataan bahwa akan membayar sisa uang sewanya sebesar Rp20 juta dari seluruh biaya sewa sebesar Rp52 juta dengan tenggat waktu hingga 25 Februari 2015.

Pembayaran awal Rp10 juta dan sisanya diangsur Rp1 juta per bulan. Sementara untuk Rp32 juta harus dibayarkan kepada Agil Muhammad, teman Iwan yang juga pemilik rental mobil tersebut.
“Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan, bagaimana ini tanggungjawabnya S yang sudah tanda tangan pernyataan di depan penyidik Polres Pamekasan. Kami sangat dirugikan atas hal ini. Untuk yang Rp32 juta itu juga sedang ditangani Satreskrim (Polres Pamekasan) dan satu unit mobil bekas masih ditahan untuk jadi barang bukti,” tandas Iwan. 


Istri Bupati Pamekasan Peduli Pendidikan

Istri Bupati Pamekasan Peduli Pendidikan - Jauh sebelum menjadi Anni Syafii istri bupati Pamekasan, ibu tiga anak tersebut sudah aktif di dunia pendidikan.

Sekolah Alam Excellentia (SAE) didirikan atas inisiatif Anni Syafii. Tentu bukan hal mudah mengelola model sekolah satu-satunya di Madura tersebut. Tapi hati Anni sudah bulat mau membina dan mendidik anak-anak mempersiapkan generasi bangsa.

Istri Bupati Pamekasan Peduli Pendidikan
Sekolah Alam Excellentia (SAE)


Kepedulian pada pendidikan membuat Anni semakin bersemangat membangun sekolah alam di lahan rumah pribadi. Bersama tim yang kompeten, dia terjun langsung memantau perkembangan sekolah yang menggunakan alam sebagai media pendidikan anak-anak.

”Sekolah alam tidak pernah ada di Madura, khususnya di Pamekasan. Kondisi ini membuat saya tertantang memberikan pilihan sekolah yang disukai anak-anak, yakni belajar sambil bermain,” kata Anni Syafii saat peresmian SAE, beberapa waktu lalu.

Kiprah Anni di dunia pendidikan juga ditunjukkan dengan turun ke desa-desa. Dia menggalakkan minat baca ibu-ibu PKK yang tersebar di 13 kecamatan. Dari desa ke desa, Anni memberikan sosialisasi pentingnya gemar membaca.

Tak heran bila Anni Syafii dikukuhkan menjadi Bunda Baca Pamekasan. Pengukuhan itu dilakukan dalam kegiatan Diskusi Panel Roadshow Budaya Baca di Pendapa Ronggosukowati Pamekasan, beberapa waktu lalu.

Kepala Kantor Perpustakaan Pamekasan Moh. Zaini menilai, Anni Syafii memiliki komitmen tinggi terhadap gerakan membaca di masyarakat. Hal itu Anni realisasikan melalui perpustakaan PKK di desa. ”Beliau (Anni Syafii, Red) turun langsung ke desa-desa untuk memotivasi banyak orang agar gemar membaca,” ucap Zaini. Info rumah modern Metland Rumah Idaman Investasi Masa Depan

sumber: radar madura.co.id